Tampilkan postingan dengan label Abdurrohman bin Mas'ud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdurrohman bin Mas'ud. Tampilkan semua postingan

Inilah Tausiyah Habib Umar tentang Kehidupan Bernegara


rumahnahdliyyin.com - Inilah petikan Tausiyah Al-'Allamah Al-Musnid Al-Habib Umar bin Hafidz di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, bersama PWNU. Jawa Barat, yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada Selasa, 9 Oktober 2018.

Dijelaskan dalam sebuah riwayat bahwa sahabat Abdulloh bin Mas'ud rodliyallohu'anhu, seorang khodim (pembantu) Rosululloh shollollohu 'alaihi wasallam (Rosululloh senang akan bacaan Al-Qur'an dari sahabat Abdullah bin Mas'ud), ketika sedang berjalan di tengah jalan bertemu dengan sekelompok umat Islam yang sedang menyuruh seorang kafir dzimmi (orang kafir yang tinggal di negeri Islam dan dibawah perlindungan kaum muslimin).

Baca Juga: Berhukum dengan Selain Hukum Allah

Orang kafir tersebut disuruh oleh sekelompok kaum muslimin untuk membawa tentengan. Lalu sahabat Abdullah bin Mas'ud turun dari tunggangan beliau, lalu bertanya kepada orang kafir tersebut, "Apakah engkau senang dengan perintah orang-orang itu kepadamu?" Orang Kafir itu menjawab, "Tidak".

Kemudian sahabat Abdullah bin Mas'ud menemui sekelompok kaum muslimin tadi dan berkata, "Sejak kapan kalian telah melanggar janji Rosululloh Shollolohu 'alaihi wasallam untuk menjaga dan memelihara hak-hak non-muslim di tengah kaum muslimin?"

Baca Juga: Menolak Ide Khilafah

Sebuah kisah lain di masa Kholifah 'Umar bin Khothob rodliyallohu'anhu, pada waktu itu ada seorang non-muslim yang membayar pajak kepada Pemerintahan Umat Islam sebagai imbalan perlindungan umat Islam kepadanya.

Di masa mudanya, non-muslim tersebut selalu membayar pajak kepada Pemerintahan Umat Islam. Hingga suatu ketika di masa tuanya, Kholifah 'Umar bin Khoththob mendapati non-muslim tersebut sedang mengemis meminta-minta sehingga ia tidak lagi membayar pajak kepada pemerintah.

Baca Juga: Menjernihkan Makna "An-Nas" dalam Hadits Memerangi Musyrikin

Lalu Kholifah 'Umar bertanya, "Apa yang terjadi denganmu?" Non-muslim itu menjawab, "Dulu waktu saya muda, saya masih kuat bekerja dan saya masih mampu untuk membayar pajak kepada pemerintah. Akan tetapi sekarang, saya sudah tidak mampu sehingga saya sekarang mengemis".

Kholifah 'Umar kemudian berkata, "Tidak boleh ketika di masa mudamu engkau memberikan kepada kami pajak atas perlindungan yang kami berikan kepada engkau, lantas ketika dimasa tuamu kami telantarkan engkau begitu saja. Tidak, engkau duduk saja di rumahmu. Engkau tidak lagi perlu membayar pajak. Dan nafkahmu sehari-hari kami yang tanggung dari Baitul Mal kaum Muslimin".[]
Read More