Tampilkan postingan dengan label Nahdliyyin Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nahdliyyin Kalbar. Tampilkan semua postingan

Nahdliyyin Kalbar Deklarasikan Pilkada Damai


rumahnahdliyyin.com, Sekadau – Sabtu, 31 Maret 2018, ribuan warga Nahdliyyin Kalimantan Barat mengkampanyekan dan mendeklarasikan Pilkada Damai Anti Hoax dan Isu Sara dalam acara Apel Akbar Kesetiaan Pancasila yang berlokasi di Lapangan Parkir Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.

“Kepada Warga NU se-Kalimantan Barat, izinkan saya menyampaikan beberapa pesan. Yang pertama, tolak politik uang dan politisasi sara Pilkada. Mari kita jaga bersama Pilkada ini menjadi Pilkada yang demokratis dan berintegritas. Tolak uangnya dan laporkan pemberinya. Bantu kami, Bawaslu, untuk mengawasi pemilu,” kata Sarifa Aryana, Komisioner Bawaslu Kalimantan Barat.

Baca Juga: Gema Yalal Wathon di Sekadau Tunjukkan Nahdliyyin di Kalbar Banyak

Bawaslu juga berpesan supaya warga Nahdliyyin memeriksa nama-namanya di DPS. Apakah namanya tercantum dalam daftar pemilihan, atau tidak.

“Dan yang kedua, periksa nama kita di pengumuman DPS dikelurahan, RW dan RT untuk memastikan hak pilih kita. Dan lapor ke posko penerimaan pengaduan jika nama kita tidak terdaftar. Mari kita bergembira menyambut pesta demokrasi pada 27 juni 2018,” pesannya.

Selain itu, Sarifa juga mengajak agar warga NU Kalimantan Barat untuk ikut berperan dan membantu Bawaslu dalam menyampaikan Pilkada Damai.

Baca Juga: LP. Ma'arif NU Kalbar Memantabkan Eksistensinya

Selanjutnya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, KH. Hildi Hamid, memandu warga Nahdliyyin untuk membacakan Pernyataan sikap warga NU Se-Kalimantan Barat pada Apel Kesetiaan Pancasila dan Harlah NU 92, Sabtu 31 Maret 2018 itu. Isi dari pertanyaan sikap tersebut yaitu:

  1. Menolak berita hoax/berita bohong/fitnah yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
  2. Mendukung kepolisian melakukan penegakan hukum untuk memberantas pelaku hoax.
  3. Kami siap mendukung Pilkada Kalbar berjalan dengai damai dan menjaga pluralisme di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Musda MUI Kalbar Bertema Ukhuwwah dan Wasathiyyah

Deklarasi Pilkada Damai ini bertujuan agar warga Nahdliyyin se-Kalimantan Barat ikut andil dan berperan untuk menebarkan kedamaian. Terutama saat Pilkada mendatang.

Acara apel Akbar yang dinilai merupakan momen yang pas untuk menyampaikan Deklarasi Pilkada Damai ini pun sekaligus untuk memastikan bahwa acara Apel Akbar ini murni acara Nahdlatul Ulama, tidak ada sangkut paut politik didalamnya.[]
(Maulida)
Read More

Gema Yalal Wathon di Sekadau Tunjukkan Nahdliyyin di Kalbar Banyak


rumahnahdliyyin.com, Sekadau - Ribuan warga Nahdliyyin se-Kalimantan Barat, siang tadi, Sabtu, 31 Maret 2018, membanjiri Lapangan Parkir Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir. Ribuan masa tersebut hadir dalam rangka mengikuti Apel Akbar Kesetiaan Pancasila. Lantunan Lagu Mars Yalal Wathon pun bergema di lapangan tersebut.

Seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama hingga Badan Otonom Nahdlatul Ulama, seperti Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU, juga para kiai, Polda dan TNI Kalimantan Barat, bersemangat, lantang dan hidmat dalam menyanyikan Mars Yalal Wathon.

Baca Juga: LP. Ma'arif NU Kalbar Memantabkan Eksistensinya

“Mars Yalal Wathon ini adalah lagu kebangsaan warga Nahdliyyin. Untuk itu, mari kita nyanyikan lagu ini dengan penuh kebanggaan,” pungkas Bang Nasir, Ketua Panitia Apel Akbar sekaligus pemandu lagu sebelum acara apel dimulai.

Semangat Nahdliyyin muda di Kalimantan Barat tidak diragukan lagi. Pasalnya, sebagian besar massa yang memenuhi lapangan tersebut adalah para Nahdliyyin muda yang merupakan santri dan pelajar yang ada di Kalimantan Barat. Mereka sangat antusias dan menjiwai ketika menyanyikan lagu mars Yalal Wathon.

Baca Juga: Musda MUI Kalbar Bertema Ukhuwwah dan Wasathiyyah

Tidak kalah dengan Nahdliyyin muda, kaum Hawa yang menjadi Fatayat dan Muslimat pun sangat bersemangat ketika menyayikan lagu karangan KH. Abdul Wahab Chasbullah itu. Mereka bernyanyi, seakan-akan telah mengenalkan lagu kebanggaan NU itu di lingkungan Sekadau.

Bergemanya lagu mars Yalal Wathon ini menunjukkan bahwa Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat, khususnya di Sekadau, telah maju. Antusias dan semangat warga Nahdlatul Ulama se-Kalimantan telah nampak ketika mereka mulai melantunkan lagu mars tersebut. Suara ribuan Nahdliyyin se-Kalimantan Barat tersebut menjadi saksi bahwa suara warga Nahdliyyin di Kalimantan Barat sangat banyak.[]




(Redaksi RN)
Read More