Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan

Sosialisasi LTN NU di Papua Barat

Ketua LTN PBNU, bapak Hari Usmayadi, saat menyampaikan materi tentang LTN.

muslimpribumi.com, Sorong - Sabtu, 3 Februari 2018, Lembaga Ta'lif wan-Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama' atau LTN PBNU mengadakan Kopdar dengan PCNU Kota Sorong dan PCNU Kab. Sorong, Papua Barat. Acara yang berlangsung di Sekretariat PCNU Kab. Sorong ini, diisi dengan materi Sosialisasi LTN NU dan Tantangan Dakwah NU di Era Digital.

Sebagaimana bisa dilihat dewasa ini, konten-konten dunia maya sungguh membuat hati miris. Berbagai berita hoax, ujaran kebencian, tuduhan fitnah dan hal-hal negatif lainnya membanjir seolah tiada habis. Terlebih, adanya opini-opini yang mencoba menggiring pembaca ke pendirian Khilafah untuk menggantikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu, warga NU tidak boleh diam saja. Tidak boleh membiarkan hal-hal yang destruktif itu menjadi wacana tunggal. Mengingat urgentnya hal ini, maka LTN sebagai lembaga yang diamanahi secara resmi oleh PBNU dalam bidang penerbitan, informasi, komunikasi dan publikasi, baik digital maupun cetak, harus melakukan gerakan-gerakan penyeimbang dan penangkalan terhadap konten-konten hoax sebagaimana yang telah disebutkan di atas.

Selain mengenalkan LTN dan menyampaikan tantangan-tantangan dakwah NU di zaman now ini, ketua LTN PBNU bapak Hari Usmayadi, juga mengajak para pengurus NU dan anak-anak muda NU di Papua Barat ini untuk sadar digital. Beliau juga menyebutkan beberapa hal yang sudah dilakukan LTN di berbagai daerah sekaligus strategi pengembangannya.

"Seperti di Bali, LTN NU di sana juga membuat video-video durasi pendek keislaman," ujarnya memberikan salah satu contoh kegiatan LTN Bali.

Syuriah PW. NU Papua Barat, bapak Ahmadi, juga hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, beliau juga menyatakan bahwa LTN memang sangat diperlukan.

"Ghibah, sekarang ini di media sangat luar biasa. Benar saja tidak boleh, apalagi tidak benar atau hoax," alasannya.

Selain PW. NU Papua Barat, hadir pula dalam acara ini Syuriah PCNU Kab. Sorong, bapak KH. Ahmad Sutejo; Ketua Tanfidz PCNU Kota Sorong, bapak kiai Tachuri; dan beberapa anak-anak muda NU dari Kota Sorong maupun dari Kabupaten Sorong. [Asb].
Read More