Tampilkan postingan dengan label Isro'-Mi'roj. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Isro'-Mi'roj. Tampilkan semua postingan

Acara Isro'-Mi'roj, Bupati Teluk Wondama Ajak Warga Hindari Penyebaran Hoax


rumahnahdliyyin.com, Wasior - Dalam sambutannya pada acara Isro'-Mi'roj di Musholla Yapis di Manggurai, Wasior, Bupati Teluk Wondama, Bernadus A. Imburi, mengajak seluruh masyarakat untuk menghindari penyebaran berita bohong (hoax) dan tidak menyebar fitnah, hasutan maupun ujaran kebencian yang bisa menimbulkan permusuhan diantara masyarakat. Demikian diberitakan oleh antaranews.com.

"Berkaitan dengan menjaga keamanan, ketenteraman dan ketenangan didalam hidup bermasyarakat, maka saya mengajak kita semua untuk hindari segala bentuk permusuhan, iri hati, dengki dan penyebaran berita bohong yang sekarang marak, baik secara langsung maupun melalui media sosial," kata Imburi pada Sabtu, 14 April 2018 itu.

Baca Juga: Isro'-Mi'roj di Wamena Tekankan Umat Islam Jaga Terus Kerukunan

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak segenap umat Islam di Kabupaten Teluk Wondama untuk tetap memupuk tali silaturrahmi, baik antar sesama muslim maupun dengan pemeluk agama lainnya.

Sedangkan Wakil Ketua II Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Wondama, Abidin Ohoimas, mengingatkan umat Islam Wondama agar terus memperkuat keimanan. Dengan demikian, diharapkan agar tidak mudah terpengaruh oleh aliran sesat, termasuk penyebaran berita bohong juga.

Baca Juga: Imam Sibawaih-nya Papua

Perayaan Isro'-Mi'roj ini dilakukan dalam bentuk Tabligh Akbar dengan menghadirkan penceramah dari Makasar. Bupati Imburi sendiri hadir dalam kesempatan ini bersama dengan Sekda Denny Simbar.[]




(Redaksi RN)
Read More

Isro'-Mi'roj di Wamena Tekankan Umat Islam Untuk Terus Jaga Kerukunan


rumahnahdliyyin.com, Wamena - Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengajak umat Islam di wilayah itu untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama sebagaimana yang sudah terbina selama ini.

Wakil Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya, Kuat Toyib, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, 15 April 2018, mengatakan bahwa momentum Isro'-Mi'roj harus dimaknai sebagai upaya untuk lebih memperkuat hubungan baik dengan sesama manusia.

"Dalam Islam itu ada tiga hubungan, yaitu dengan Sang Pencipta, Allah SWT., hubungan dengan manusia dan juga alam semesta. Sehingga, Isro'-Mi'roj ini, kami ingin menggerakkan seluruh saudara kita yang ada di kota maupun di luar kota untuk menyatu," ajak Kuat sebagaimana dikutip dari antaranews.com.

Baca Juga: Alumnus Pondok Pesantren se-Indonesia di Sorong Bentuk HAPPI

Sedangkan I Made Putra, perwakilan pemerintah yang menghadiri Isro'-Mi'roj, mengharapkan supaya momentum itu dapat membentuk umat Islam menjadi umat yang lebih baik. Sebab, tanpa warga yang baik untuk mengawal pembangunan, maka Kabupaten Jayawijaya tidak akan berkembang.

"Umat muslim di Jayawijaya kiranya tetap dapat menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini berjalan secara harmonis di tengah-tengah masyarakat," kata pria yang menjabat staf ahli bupati bidang pembangunan, perekonomian dan keuangan itu.

Baca Juga: Ketua MUI Papua: Jangan Bawa Masuk Papua Isu Diluar, Atau Sebaliknya

Selain itu, I Made Putra juga mengajak tokoh agama dan seluruh masyarakat supaya mendukung Peraturan Daerah Jayawijaya Nomor 3 Tahun 2009 tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol.

"Minuman beralkohol ini merusak generasi kita. Dan tokoh agama dan masyarakat bisa mensosialisasikan dan mengarahkan umat untuk tetap menjalankan perintah-perintah agama dan juga menjauhi larangan-larangan seperti minuman keras," pungkasnya.[]




(Redaksi RN)
Read More