Isro'-Mi'roj di Wamena Tekankan Umat Islam Untuk Terus Jaga Kerukunan


rumahnahdliyyin.com, Wamena - Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengajak umat Islam di wilayah itu untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama sebagaimana yang sudah terbina selama ini.

Wakil Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya, Kuat Toyib, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, 15 April 2018, mengatakan bahwa momentum Isro'-Mi'roj harus dimaknai sebagai upaya untuk lebih memperkuat hubungan baik dengan sesama manusia.

"Dalam Islam itu ada tiga hubungan, yaitu dengan Sang Pencipta, Allah SWT., hubungan dengan manusia dan juga alam semesta. Sehingga, Isro'-Mi'roj ini, kami ingin menggerakkan seluruh saudara kita yang ada di kota maupun di luar kota untuk menyatu," ajak Kuat sebagaimana dikutip dari antaranews.com.

Baca Juga: Alumnus Pondok Pesantren se-Indonesia di Sorong Bentuk HAPPI

Sedangkan I Made Putra, perwakilan pemerintah yang menghadiri Isro'-Mi'roj, mengharapkan supaya momentum itu dapat membentuk umat Islam menjadi umat yang lebih baik. Sebab, tanpa warga yang baik untuk mengawal pembangunan, maka Kabupaten Jayawijaya tidak akan berkembang.

"Umat muslim di Jayawijaya kiranya tetap dapat menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini berjalan secara harmonis di tengah-tengah masyarakat," kata pria yang menjabat staf ahli bupati bidang pembangunan, perekonomian dan keuangan itu.

Baca Juga: Ketua MUI Papua: Jangan Bawa Masuk Papua Isu Diluar, Atau Sebaliknya

Selain itu, I Made Putra juga mengajak tokoh agama dan seluruh masyarakat supaya mendukung Peraturan Daerah Jayawijaya Nomor 3 Tahun 2009 tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol.

"Minuman beralkohol ini merusak generasi kita. Dan tokoh agama dan masyarakat bisa mensosialisasikan dan mengarahkan umat untuk tetap menjalankan perintah-perintah agama dan juga menjauhi larangan-larangan seperti minuman keras," pungkasnya.[]




(Redaksi RN)

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *