rumahnahdliyyin.com - Setelah kepengurusan PCNU di Kabupaten Paniai terbentuk secara resmi, pada awalnya, kepengurusan ini belum bisa berjalan dengan baik. Banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya keagamaan dan rapat-rapat, selalu menggandeng pengurus masjid setempat. Bukan apa-apa. Sebab, PCNU yang masih bau kencur ini belum mempunyai tempat Sekretariat dan gedung sendiri. Selain itu, para pengurus NU juga masih banyak yang belum mengetahui tentang NU secara mendalam.
Pada tahun 2014, setelah kepengurusan berjalan kira-kira empat bulanan, pengurus NU pun mengadakan musyawarah. Dalam musyawarah ini, pengurus NU membahas keinginannya yang kuat untuk mencari dan membeli tanah yang nantinya akan dijadikan sebagai Sekretariat sekaligus lokasi pendidikannya.
Baca Juga: Sejarah Awal Berdirinya PCNU Paniai Papua
Mengingat pendidikan yang dikelola oleh pengurus NU selama ini (Madin dan TPQ) masih meminjam serambi Masjid Al-Mubarok, dengan alasan tersebut, akhirnya disepakatilah untuk mencari informasi tanah yang dijual sembari mempersiapkan dananya.
Dalam kesempatan ini pula, PCNU mendiskusikan keinginannya untuk melebarkan sayapnya agar NU di Paniai bisa berkembang. Dan salah satu strategi yang disepakati adalah melalui jalur pendidikan. Walhasil, dibentuklah LP. Ma’arif dan BP2 Ma’arif. Dan Madrasah Diniyyah yang sedari awal namanya Al-Mubarok, pun akhirnya dirubah menjadi Madrasah Diniyyah Ma’arif NU.
Diujung tahun 2014, PCNU yang masih sangat muda ini pun berkesempatan untuk pertama kalinya memenuhi undangan dalam Muktamar NU di Jombang. Kesempatan ini pun tidak disia-siakan. Sebelum acara Muktamar, mereka mengagendakan untuk bersilaturrahmi sekaligus meminta do’a restu kepada PBNU di Jakarta agar PCNU Paniai dapat mengemban tugasnya dengan lancar serta mampu mewujudkan cita-citanya saat itu, yaitu memiliki Sekretariat dan gedung pendidikan.
Baca Juga: PCNU Kab. Paniai Papua Peringati Harlah NU Ke-92
Lambat laun, dengan perjuangan dan kerja keras serta do’a dari pengurus NU, guru Madrasah serta santri yang belajar, ditambah lagi dukungan dari para tokoh dan wali santri, akhirnya pada pertengahan tahun, tepatnya bulan Shofar 1437 H., PCNU mendapatkan angin segar. Yaitu ada seseorang yang menawarkan tanah kepada pengurus NU.
Mengingat membeli tanah di Paniai sangatlah tidak mudah, peluang dan kesempatan tersebut akhirnya ditindak lanjuti dengan serius. Dengan mengadakan musyawarah dan masukan dari para tokoh setempat, dibahaslah soal pembelian tanah tersebut. Dengan bermodal dana kas yang pas-pasan, akhirnya kekurangan tersebut bisa terlunasi dengan penggalangan dana. AlhamduliLlâh, akhirnya tanah tersebut berhasil dimiliki oleh PCNU yang lokasinya sekarang ini berada di Kampung Nunubado, Distrik Eikaitadi, Paniai Timur.
Hingga saat ini, dilokasi tanah tersebut pun sudah berdiri dua bangunan gedung yang difungsikan sebagai tempat pendidikan Madrasah Diniyyah, TPQ dan Madrasah Ibtidaiyyah Ma’arif NU Paniai.
Baca Juga: Surat Terbuka Dari Papua Untuk Nahdliyyin di jawa
Kepengurusan PCNU Paniai pun saat ini sudah berjalan dengan cukup baik. Diantara kegiatannya yang rutin setiap bulannya yaitu Khotmil Qur'an bin-Nadhor yang bertempat di Madrasah Ma'arif NU Paniai. Tentu saja ada juga diskusi dalam kegiatan ini yang membahas tentang perkembangan umat Islam terkini dan ke-NU-an. Selain itu, ditiap hari-hari besar Islam pun, semisal Maulid Nabi SAW., PCNU Paniai juga tak pernah ketinggalan untuk memperingatinya.
Dengan adanya PCNU di Kabupaten Paniai ini, semoga akan membawa manfaat bagi warga Paniai pada umumnya dan bagi umat Islam pada khususnya. Serta Syiar Islam pun semoga bisa semakin berkembang mengingat organisasi ini yang senantiasa mencerminkan Islam yang ramah bagi siapa dan apa saja (rohmatan lil'alamin).
Meskipun saat ini kepengurusan PCNU Paniai sudah berjalan dengan cukup baik, kendati demikian, sebagai Ormas yang tergolong masih baru, tentu saja masih membutuhkan bimbingan dan arahan dari kepengurusan yang berada ditingkat atasnya, dalam hal ini yaitu PWNU Papua ataupun PBNU. Dan semoga semua pengurus PCNU Kab. Paniai ini senantiasa diberikan kesehatan dan keistiqomahan. Amin.[]
* Oleh: M. Taha, Aktivis Muda NU Paniai


