muslimpribumi.com - RasuluLlah SAW. telah bersabda:
إنّ الشّمس والقمر لاينكسفان لموت أحد ولالحياته فإذا رأيتم ذلك فصلّوا وادعوا الله تعالى . (رواه الشّيخان
"Sungguh, matahari dan rembulan itu tidak terjadi lantaran kematian dan kehidupan seseorang. Maka, apabila kalian melihat gerhana matahari dan rembulan, sholatlah dan berdo'alah kepada Allah Ta'ala." (Hadits riwayat Imam Bukhori dan Imam Muslim).
Mayoritas ulama' menyatakan bahwa sholat gerhana (matahari dan rembulan) hukumnya sunnah muakkadah. Pertama kali disyari'atkan sholat gerhana matahari yaitu pada tahun ke-dua Hijriyyah, sedangkan sholat gerhana rembulan pada tahun ke-lima Hijriyyah.
Adapun tatacara sholatnya yaitu:
1. Niat sholat gerhana.
a. Niat sholat gerhana Matahari:
أُصلّى سنّة لكسوف الشّمس مأموما/إماما لله تعالى
b. Niat sholat gerhana rembulan:
أصلّى سنّة لخسوف القمر مأموما/إماما لله تعالى
2. Niat diberengkan ketika takbirotul Ihrom.
3. Membaca doa Iftitah, Ta’awwudz dan Al-Fatihah serta surat (pada gerhana rembulan dikeraskan bacaannya. Sedangkan pada gerhana matahari bacaannya dipelankan.
4. Membaca doa ruku’ (tasbih).
5. I’tidal membaca:
سمع الله لمن حمده، ربّنا ولك الحمد
Kemudian membaca Al-Fatihah dan Surat yang panjang (lebih pendek dari surat yang pertama).
6. Ruku' lagi.
7. I’tidal lagi.
8. Sujud membaca do'a sujud (tasbih).
9. Membaca do'a duduk diantara dua sujud.
10. Sujud lagi.
11. Bangkit dari sujud dan dilanjutkan dengan mengerjakan roka'at kedua sebagaimana roka'at yang pertama.
12. Tahiyyat membaca tasyahhud akhir dan sholawat.
13. Salam.
14. Setelah salam, imam menyampaikan khotbah kepada para jama'ah.
Demikianlah tatacara sholat gerhana. Dan kita bisa mengamalkan sholat gerhana rembulan besok pada tanggal 31 Januari 2018 ini yang mana menurut para ahli astronomi akan terjadi gerhana rembulan pada hari tersebut.
WAllaahu a'lam. []
(Redaksi MP)
(Redaksi MP)
