Alumnus Pondok Pesantren se-Indonesia di Sorong Bentuk HAPPI


rumahnahdliyyin.com, Sorong - Bertempat di kompleks Pondok Pesantren Minhajuth Tholibin, Malawele, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat, para alumni Pondok Pesantren se-Indonesia yang mukim di Kabupaten Sorong mengadakan ngopi bareng pada Sabtu malam, 7 April 2018. Kegiatan yang penyelenggaraannya secara spontan itu ternyata mendapat respon positif dari para alumni dengan bukti kehadiran mereka pada malam itu kendati udara terasa dingin karena selepas hujan.

Diantara mereka yang hadir ada yang alumnus dari Pondok Pesantren yang ada di Kediri, Tulungagung, Banyuwangi, Blitar, Magetan, Purwodadi, Rembang dan lainnya. Tidak lebih dari 25 orang dari berbagai Pondok Pesantren yang kesemuanya berasal dari Jawa itu membahas agenda yang memang sudah ditetapkan sebelumnya. Yakni Usaha membumikan Pondok Pesantren di Kabupaten Sorong.

"Kita berkumpul di sini itu untuk membahas bagaimana supaya apa yang telah kita peroleh selama di Pondok Pesantren dulu bisa tetap dilestarikan di sini. Kita semua memang beda-beda asal Pondoknya. Tapi setidaknya kita punya kesamaan," jelas ustadz M. Munawwir Ghozali yang merupakan inisiator kegiatan ini dalam sambutannya.

Baca Juga: Muslim di Kampung Peer Asmat Papua Butuh Pembina Agama

Lebih lanjut, ustadz Ali, sapaan akrab ustadz M. Munawwir Ghozali itu, dengan adanya forum seperti ini, diharapkan bisa menjadi wadah untuk silaturrahmi dan ukhuwwah. Terlebih, para alumnus Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Sorong ini sebagian besar punya tanggung jawab Pondok Pesantren, Madrasah Diniyyah maupun Taman Pendidikan Al-Qur'an di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Karena itu, sangat bagus sekali apabila nantinya bisa saling bahu-membahu demi terwujudnya Islam sebagaimana yang telah diajarkan oleh para guru kita sewaktu kita semua masih di Pondok Pesantren jaman dulu.

Selain ustadz Ali yang alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri itu, kiai Ahmad Misri yang alumnus Pondok Pesantren Raudlatut Tholabah, Banyuwangi, juga mengharapkan hal yang kurang lebih sama. Menurutnya, bagaimanapun juga, peran alumni santri di Kabupaten Sorong ini belum terlihat signifikan. Karenanya, dengan adanya forum seperti ini, semoga tujuan mulia dan luhur ini bisa berjalan lancar dan berkah.

"Ini merupakan gagasan yang sangat bagus. Semoga diberi kelancaran dan keberkahan," tutur kiai Ahmad Misri dalam sambutannya.

Baca Juga: Imam Sibawaih-nya Papua

Acara ngopi bareng yang selesai hingga menjelang dini hari ini, akhirnya disepakati bahwa forum ini diberi nama Himpunan Alumni Pondok Pesantren Indonesia (HAPPI). Untuk kepengurusan, ustadz M. Munawwir Ghozali diamanahi sebagai ketua, ustadz M. Ihsanuddin sebagai sekretaris dan ustadz Surahman sebagai bendahara.

Sedangkan untuk program kerja, setelah melalui diskusi yang lumayan panjang, ditetapkanlah tiga program kerja, yaitu mengaji tiap hari Jum'at Legi sekaligus istighotsah atau mujahadah, bahtsul masail, dan pengabdian kepada masyarakat.[]
(Redaksi RN)

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *