Santri Kediri Ikrar Menjadi Pengawas Pilkada


rumahnahdliyyin.com, Kediri - Bertempat di Hutan Kota Joyoboyo, Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri, ditengah guyuran hujan deras, ada sekitar lima ratus santri dan santriwati mengucapkan ikrar menjadi pengawas Pilwali dan Pilgub Jatim 2018.

Pemilihan santri sebagai bagian dari pengawas proses Pilkada di Kota Kediri ini, menurut Anggota Bawaslu, Mansur, sebagaimana dilansir oleh detik.com, karena santri merupakan bagian dari masyarakat yang sangat mudah diterima oleh masyarakat dan oleh berbagai macam kalangan.

Baca Juga: Nurul Jadid Pelopori Media Center Pesantren

Selain itu, Mansur juga mengakui bahwa mengikut sertakan santri dan santriwati pondok pesantren ini merupakan salah satu cara Bawaslu untuk mengajak masyarakat menjadi agen penyampai informasi terkait aturan maupun pelanggaran.

"Iya, memang kami sengaja mengajak santri untuk ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi Kota Kediri dan Jawa Timur. Selain mengawasi proses kampanye, nantinya para santri juga menjadi penyampai informasi terkait pilkada," kata Mansur di lokasi acara pada Minggu dini hari, 1 April 2018.

Baca Juga: Santri Milenial dan Tantangan Seabad NU

Fungsi dan tugas mereka nantinya, jelas Mansur, melaporkan kepada Bawaslu jika menemukan adanya pelanggaran kampanye ataupun menyampaikan informasi terkait peraturan kampanye Pilwali dan Pilgub.

"Fungsi dan tugas para santri nantinya adalah mengawasi serta melaporkan kepada Bawaslu jika ada pelanggaran kampanye," imbuh Mansur.

Baca Juga: Kemenag: Diantara Ciri Santri Adalah Mencintai Negeri

Sementara itu, Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, mengapresiasi Bawaslu dan santri yang memiliki niat baik dan berinisiatif untuk ikut ambil bagian dalam pengawasan proses Pilkada.

"Selain Bawaslu, polisi, TNI dan KPU, masyarakat juga memiliki kewajiban ikut serta menjadi pengawas dan melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan adanya pelanggaran, dalam hal ini santri," jelas Anthon.

Baca Juga: Muslim di Kampung Peer Papua Butuh Pembina Agama

Ikrar santri menjadi pengawas Pilkada ini diakhiri dengan Deklarasi Anti-Hoax oleh para santri dan santriwati bersama dengan anggota Bawaslu Kota Kediri, Polres Kediri Kota dan Kodim 0809 Kediri.[]


Editor : Redaksi RN
Sumber : detik.com

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *