Islam Bhineka Tunggal Ika



muslimpribumi.com - NU memang tengah menjadi incaran dunia Internasional. Negara yang tengah dirundung konflik, khususnya negara-negara Islam, berharap pada NU supaya bisa menularkan role mode Islam di Nusantara ini pada mereka. Sementara bagi negara yang tengah memendam ambisi untuk mengubrak-abrik Indonesia, berharap agar NU bisa pecah kapal dan bubar. Sebab, selama NU masih ada, NKRI adalah harga yang tak bisa ditawar lagi.

Kendati demikian, NU tidak jumawa. Tidak lantas melupakan saudara sebangsa. Tetap peduli pada sesama saudara sebangsa di pelosok-pelosok Nusantara. Tak pandang ras, suku, bangsa dan agama.

Makanya, tidak berlebihan kiranya bila ada yang menyatakan bahwa NU dengan Islam Nusantara-nya adalah panggilan sejarah. Dan itu tak bisa dihindar dan/atau ditolak. Sejarah telah memanggil NU untuk peradaban manusia. Sebuah peradaban yang berlandaskan cinta dan kasih bagi sesama anak Adam atau manusia.

Meski tersekat-sekat oleh ras, suku, bangsa, agama, negara dan yang lainnya, NU dengan role mode Islam Nusantara-nya bisa melampaui itu semua. Sebab, bukankah bila sudah berbicara mengenai manusia, segala "embel-embel" yang melekat pada manusia itu harus sirna?

Itulah Islam yang rohmatan lil-'alamin. Corak Islam yang seharusnya dan yang selaras dengan Bhineka Tunggal Ika.


* Oleh: Agus Setyabudi, Aktivis Muda NU Papua.

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *