rumahnahdliyyin.com, Pekalongan - Polres Pekalongan Kota, dalam mencegah radikalisme pada generasi muda, mengadakan pengajian untuk anak-anak setiap malamnya. Pengajian ini dibina langsung oleh anggota Sabhara Bripda Lukman mulai pukul 18.30 WIB. di Masjid Nur Hidayah, Polres Pekalongan Kota, Jl. Diponegoro, Pekalongan, Jawa Tengah.
Pengajian yang diikuti oleh 25 orang anak dari umur 8 hingga 12 tahun ini, diinisiatifi oleh Bripda Lukman.
"Awal-muasal saya 8 bulan lalu, waktu saya masih status bintara remaja. Saat saya bermain bola voli, ada anak-anak yang main di samping masjid. Saya tanya mereka, sholat nggak? ngaji nggak? kata mereka, ngaji, tapi jarang. Kebetulan saat itu masjid ini sepi dan jarang yang ke sini. Mulai dari situ, saya ajak anak-anak ngaji di sini," tutur Lukman sebagaimana dilansir oleh detik.com.
Baca Juga: Muslim di Kampung Peer Papua Butuh Pembina Agama
Lukman mengatakan, ia tidak hanya mengajar ngaji saja. Melainkan juga mengajarkan bagaimana caranya sholat serta memberikan sedikit ilmu pengetahuan tentang agama.
Jadwal mengaji anak-anak ini setiap hari. Akan tetapi, khusus malam Selasa, Lukman mengajarkan tata cara sholat. Sedangkan khusus malam Jumat, diadakan tahlilan, yaitu mengaji bersama-sama antara anak-anak pengajian dengan para polisi Polsek Pekalongan Kota.
"Alhamdulillah, Polres Pekalongan juga mendukung kalau malam Jumat itu mereka datang dan memberikan snack juga. Jadi anak-anak senang," tutur Lukman.
Baca Juga: Jama'ah Dzikir dan Ta'lim Baitul Akkad Benteng Aswaja di Asmat
Sementara itu, untuk mencegah masuknya paham radikalisme di sekitar Pekalongan, Lukman mengatakan selalu memberi pemahaman kepada anak-anak mengenai persatuan Indonesia yang memiliki suku dan budaya yang beraneka ragam.
"Jadi, disini nggak cuma dari NU, ada juga dari Muhammadiyah. Di Pekalongan kalau ada yang ngajak demo tentang paham radikalisme, saya ajarkan mereka untuk tidak ikut. Saya juga ajarkan arti ngaji dimana mereka jangan melakukan kegiatan yang tidak penting. Setiap hari saya berikan motivasi kepada adik-adik yang menurut saya itu tidak pantas dilakukan. Dari situ saya ajarkan," jelas dia.
Baca Juga: Panglima TNI Dorong Kader Muda Pagar Nusa Masuk Akmil dan Akpol
Diketahui, Bripda Lukman juga salah satu lulusan dengan nomor registrasi pokok termuda di Sekolah Polisi Negara. Lukman juga pernah masuk nominasi Police Award dengan kategori kerohanian.[]
Editor : Redaksi RN
Sumber : detik.com
