Silaturrahim Kiai Sa'id di Ponpes Nurul Cholil Bangkalan


muslimpribumi.com | Bangkalan - Ketua Umum PBNU, KH. Sa'id Aqil Siroj, melakukan kunjungan silaturrahmi ke Ponpes Nurul Cholil, Bangkalan, Madura. Selain mengisi pengajian, kedatangan beliau juga untuk memberikan penguatan NU Madura.

Sebagai tanda dimulainya acara, Musytasyar PBNU, cicit Syaichona Cholil Bangkalan, KH. Zubair Muntasor, membuka acara tersebut dengan membacakan surah Al-Fatihah. Dan mewakili tuan rumah, KH. Ahmad Faqod Zubair, menyampaikan sambutannya.

"Saya mewakili keluarga besar Nurul Cholil dan PCNU Bangkalan mengucapkan terima kasih kepada para hadirin, khususnya kepada Ketua Umum PBNU, KH. Sa'id Aqil Siroj. Saya yakin, ini bukan pertemuan yang terakhir. Tapi kita akan ada pertemuan selanjutnya. Kedatangan ini memang yang pertamakalinya. Tapi akan ada pertemuan selanjutnya," katanya.

Beliau juga menyatakan bahwa PCNU Bangkalan siap menjalankan dan menerima keputusan PBNU untuk kemaslahatan Madura.

"NU Madura masih solid dan loyal pada hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang. Mendukung kepemimpinan kiai Sa'id dan kiai Ma'ruf Amin. Kami siap menerima dan mengawal keputusan PBNU," tambahnya.

"Meminta untuk sering hadir ke Madura dan kami siap mengawal dan mengamankan kehadirannya di Madura," pungkasnya

Sementara itu, usai memberikan tausiyyah  tentang Kebangsaan dan Islam Nusantara, kiai Sa'id menyampaikan kepada wartawan terkait keberadaan Madura dalam peranannya mengawal NU dan NKRI.

"Bangkalan Madura masih kita andalkan dalam membela Ahlussunah wal Jama'ah dan NKRI," kata kiai Sa'id saat diwawancarai wartawan.

"Jangan khawatir. NU Bangkalan Madura masih punya prinsip tawassuth dan tasamuh, moderat dan toleran," sambungnya.

Dalam menghadapi tahun politik dimana sebentar lagi akan ada pemilihan Gubernur Jawa Timur, kiai Sa'id berpesan supaya tetap menjaga persatuan dan jangan ada permusuhan

"Kita memasuki tahun politik. Mari kita sukseskan, baik itu pilkada, pilpres dan khususnya pilgub Jawa Timur ini. Jangan sampai kita terpecah belah. Kita jaga persatuan demi keamanan. Karena perpecahan, yang rugi adalah kita sendiri," pungkasnya. []

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *